Dalam postingan materi kali ini, saya akan memberikan kesempatan untuk pembaca
artikel saya agar dapat berbagi informasi. Disini saya akan membagikan dan
menjelaskan informasi mengenai materi Laju
reaksi. Berikut ini tujuan pembelajaran laju reaksi:
1. Siswa dapat menjelaskan penerapan konsep laju reaksi dalam kehidupan sehari-hari
2. Siswa dapat menjelaskan terjadinya reaksi kimia
3. Siswa dapat menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi
4. Siswa dapat menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi
1. Siswa dapat menjelaskan penerapan konsep laju reaksi dalam kehidupan sehari-hari
2. Siswa dapat menjelaskan terjadinya reaksi kimia
3. Siswa dapat menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi
4. Siswa dapat menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi
Laju reaksi
Laju reaksi atau kecepatan reaksi menyatakan
banyaknya reaksi kimia yang
berlangsung per satuan waktu. Laju reaksi menyatakan molaritas zat terlarut dalam reaksi yang dihasilkan
tiap detik reaksi. Perkaratan besi merupakan contoh reaksi kimia yang berlangsung
lambat, sedangkan peledakan mesiu atau kembang api adalah
contoh reaksi yang cepat.
Definisi formal
Untuk reaksi kimia dapat
ditulis :

Dari reaksi kimia tersebut, dapat
diketahui a, b, p, dan q adalah koefisien
reaksi, dan A, B, P, dan Q adalah zat-zat yang terlibat dalam
reaksi, laju reaksi dalam suatu sistem
tertutup adalah

di mana [A], [B], [P], dan [Q]
menyatakan konsentrasi zat-zat tersebut.
Faktor yang mempengaruhi laju
reaksi
Laju reaksi dipengaruhi oleh
beberapa faktor, antara lain:
Luas permukaan sentuh
Luas permukaan sentuh memiliki
peranan yang sangat penting dalam banyak, sehingga menyebabkan laju reaksi
semakin cepat. Begitu juga, apabila semakin kecil luas permukaan bidang sentuh,
maka semakin kecil tumbukan yang terjadi antar partikel, sehingga laju reaksi
pun semakin kecil. Karakteristik kepingan yang direaksikan juga turut
berpengaruh, yaitu semakin halus kepingan itu, maka semakin cepat waktu yang
dibutuhkan untuk bereaksi; sedangkan semakin kasar kepingan itu, maka semakin lama
waktu yang dibutuhkan untuk bereaksi.
Suhu
Suhu juga turut berperan dalam mempengaruhi
laju reaksi. Apabila suhu pada suatu reaksi yang berlangusng dinaikkan, maka
menyebabkan partikel semakin
aktif bergerak, sehingga tumbukan yang
terjadi semakin sering, menyebabkan laju reaksi semakin besar. Sebaliknya,
apabila suhu diturunkan, maka partikel semakin tak aktif, sehingga laju reaksi
semakin kecil. Suhu merupakan properti fisik dari materi yang kuantitatif
mengungkapkan gagasan umum dari panas dan dingin.
Katalis
Katalis adalah
suatu zat yang mempercepat laju reaksi kimia pada suhu tertentu, tanpa
mengalami perubahan atau terpakai oleh reaksi itu sendiri. Suatu katalis
berperan dalam reaksi tetapi bukan sebagai pereaksi ataupun produk. Katalis
memungkinkan reaksi berlangsung lebih cepat atau memungkinkan reaksi pada suhu
lebih rendah akibat perubahan yang dipicunya terhadap pereaksi. Katalis
menyediakan suatu jalur pilihan dengan energi aktivasi yang
lebih rendah. Katalis mengurangi energi yang dibutuhkan untuk berlangsungnya
reaksi.
Katalis dapat dibedakan ke dalam dua
golongan utama: katalis homogen dan katalis heterogen.
Katalis heterogen adalah katalis yang ada dalam fase berbeda dengan pereaksi
dalam reaksi yang dikatalisinya, sedangkan katalis homogen berada dalam fase
yang sama. Satu contoh sederhana untuk katalisis heterogen yaitu bahwa katalis
menyediakan suatu permukaan di mana pereaksi-pereaksi (atau substrat) untuk
sementara terjerat. Ikatan dalam substrat-substrat menjadi lemah sedemikian
sehingga memadai terbentuknya produk baru. Ikatan atara produk dan katalis
lebih lemah, sehingga akhirnya terlepas.
Katalis homogen umumnya bereaksi
dengan satu atau lebih pereaksi untuk membentuk suatu perantarakimia yang selanjutnya bereaksi membentuk
produk akhir reaksi, dalam suatu proses yang memulihkan katalisnya. Berikut ini
merupakan skema umum reaksi katalitik,
di mana C melambangkan katalisnya:

Meskipun katalis (C) termakan oleh
reaksi 1, namun selanjutnya dihasilkan kembali oleh reaksi 2, sehingga untuk
reaksi keseluruhannya menjadi :
Beberapa katalis yang pernah
dikembangkan antara lain berupa katalis Ziegler-Natta yang digunakan untuk produksi masalpolietilen dan polipropilen. Reaksi katalitis yang paling dikenal
adalah proses Haber, yaitu sintesis amonia menggunakan
besi biasa sebagai katalis. Konverter katalitik yang dapat menghancurkan produk emisi kendaraan yang paling sulit diatasi,
terbuat dari platina dan rodium.
Molaritas
Molaritas adalah
banyaknya mol zat terlarut tiap satuan volum zat pelarut. Hubungannya dengan
laju reaksi adalah bahwa semakin besar molaritas suatu zat, maka semakin cepat
suatu reaksi berlangsung. Dengan demikian pada molaritas yang rendah suatu
reaksi akan berjalan lebih lambat daripada molaritas yang tinggi.
Konsentrasi
Karena persamaan laju reaksi
didefinisikan dalam bentuk konsentrasi reaktan maka dengan naiknya konsentrasi maka
naik pula kecepatan reaksinya. Artinya semakin tinggi konsentrasi, maka semakin
banyak molekul reaktan yang tersedia, dengan demikian kemungkinan bertumbukan
akan semakin banyak juga sehingga kecepatan reaksi meningkat. Jadi semakin
tinggi konsentrasi, semakin cepat pula laju reaksinya.
Persamaan laju reaksi
Untuk reaksi kimia sebagai
berikut :
hubungan antara laju reaksi dengan
molaritas adalah

dengan:
·
V
= Laju reaksi
·
k
= Konstanta laju reaksi
·
n
= Orde reaksi zat B
Diatas
telah saya jelaskan beberapa materi tentang laju reaksi. Jika teman-teman ada
pertanyaan bisa langsung ditanyakan pada kolom komentar dibawah ini. Dan akan saya jawab pada postingan selanjutnya. Silahkan di komentari yaa. Terimakasih
:)
Assalamualaikum saudari Ayu saya ingin mengajukan pertanyaan kepada Anda yaitu Apakah yang dimaksud laju reaksi tingkat nol ?
BalasHapusKenapa keniakan suhu dapat mempercepat laju reaksi?
BalasHapusAssalaamu'alaikum..
BalasHapusSaya ingin bertanya, suatu reaksi berlangsung 3 kali lebih cepat dari semula setiap kenaikan suhu 20 derajat celcius. Jika pada suhu 30 derajat reaksi berlangsung 3 menit, pada suhu 90 derajat, berapa lama reaksi akan berlangsung?
Baiklah saya ingin bertanya, jika diketahui setiap 15°C laju reaksi menjadi 2 kali lebih cepat dari mula-mula. Jika pada suhu 30°C reaksi berlangsung 12 menit, tentukan waktu reaksi pada suhu 75°C
BalasHapusBaiklah saya ingin bertanya, Harga tetapan laju reaksi bertambah dua kali lipat jika suhu dinaikkan 100C. pada suhu 400C reaksi A + B → C mempunyai harga laju reaksi x mol/L det. Jika reaksi berlangsung pada suhu 100C dan 800C, berapakah laju reaksi berturut turut?
BalasHapusMengapa laju reaksi banyak di tentukan dengan konsentrasi pereaksi awal?
BalasHapusBaiklah saya ingin bertanya, apa yang dimaksud dengan laju reaksi dan satuan dari laju reaksi?
BalasHapus