Kamis, 10 Mei 2018

Multimedia Pembelajaran di Era Revolusi Industri 4.0


Multimedia Pembelajaran Di Era Revolusi Industri 4.0


Pada zaman dahulu, informasi hanya disampaikan atau disebarluaskan melalui satu media saja. Seperti contohnya, pada tahun 1907, Raden Mas Djokomono Tirto Adhi Soerjo menjadi pendiri surat kabar pertama di Indonesia yang diperuntukan bagi kalangan pribumi yang bernama Medan Prijaji. Medan Prijaji menjadi jurnalisme advokasi pertama milik pribumi yang berisi kasus perampasan tanah yang dilakukan oleh kononial maupun ketidakadilan lain terhadap pribumi di Indonesia.
 Medan Prijaji pun menjadi koran pertama yang menampung suara pribumi dan menjadi kritik pedas bagi pemerintah kolonial. Selain itu, surat kabar ini juga menjadi tujuan pengaduan akhir kasus pribumi yang diperlakukan tidak adil oleh kekuasaan. Surat kabar atau koran menyebarkan informasi hanya dalam bentuk teks dan gambar saja. Namun hal ini tampak berbanding terbalik dengan situasi zaman sekarang, di mana orang-orang mulai menggabungkan berbagai media sebagai alat atau sarana mereka dalam menyampaikan informasi tertentu.
Kehadiran multimedia pun dianggap membawa suatu kebaruan di kehidupan masyarakat yang turut mengikuti berbagai kebutuhan masyarakat masa kini. Tidak hanya para pekerja media saja yang dapat memanfaatkan multimedia sebagai alat atau sarana penyampai berbagai pesan atau informasi bagi publik. Namun, saat ini pun setiap orang juga dapat memanfaatkan multimedia untuk membagikan pesan atau informasi yang dihasilkannya kepada publik. Selain untuk menarik minat setiap orang yang menggunakannya untuk menghasilkan dan berbagi informasi, multimedia juga menarik indera kita karena multimedia menggabungkan antara gambar, suara, dan gerakan.
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa multimedia merupakan suatu kombinasi berbagai media yang dapat dimanfaatkan untuk mempermudah berbagai aktivitas di keseharian kita. Multimedia memberikan suatu pengalaman baru yang berbeda dalam menyampaikan informasi. Kekuatan pengaruhnya terhadap berbagai aspek di kehidupan kita pun luar biasa besar. Entah sudah berapa banyak manfaat multimedia yang berpengaruh bagi berbagai aspek di kehidupan kita.
Multimedia merupakan temuan baru yang sangat penting. Adanya multimedia, sebuah artikel yang biasanya hanya berisi teks yang semula membosankan, dapat menjadi lebih menarik ketika disertai konten-konten lain, seperti gambar, grafis, suara, animasi, bahkan video. Kehadiran atau keberadaan suatu hal tentunya selalu membawa dampak positif maupun negatif, sama halnya dengan multimedia. 
Aplikasi multimedia dalam bidang ini mengub?ah proses belajar mengajar yang konvensional menjadi lebih menarik dan interaktif, sehingga proses belajar – mengajar tidak terlalu monoton seperti selama ini yang dilakukan di sekolah-sekolah pada umumnya. Contohnya seperti aplikasi multimedia untuk meningkatkan kemampuan membaca pada anak – anak. Aplikasi tersebut dapat disisipkan animasi – animasi yang tentunya menarik bagi anak-anak sehingga dapat membantu meningkatkan minat mereka dalam membaca maupun belajar hal lainnya.


Permasalahan
1.      Kenapa Revolusi industri berpengaruh  pada pendidikan ?
2.      Bagaimana pengaruh revolusi ini terhadap multmedia pembelajaran ?
3.      Apakah hubungan multimedia dengan revolusi ini ?

4 komentar:

  1. Saya akan mencoba menjawab permasalahan no 3.
    Pada zaman dahulu, informasi hanya disampaikan atau disebarluaskan melalui satu media saja. Seperti contohnya, pada tahun 1907, Raden Mas Djokomono Tirto Adhi Soerjo menjadi pendiri surat kabar pertama di Indonesia yang diperuntukan bagi kalangan pribumi yang bernama Medan Prijaji. Namun hal ini tampak berbanding terbalik dengan situasi zaman sekarang, di mana orang-orang mulai menggabungkan berbagai media sebagai alat atau sarana mereka dalam menyampaikan informasi tertentu.
    Kehadiran multimedia pun dianggap membawa suatu kebaruan di kehidupan masyarakat yang turut mengikuti berbagai kebutuhan masyarakat masa kini. Tidak hanya para pekerja media saja yang dapat memanfaatkan multimedia sebagai alat atau sarana penyampai berbagai pesan atau informasi bagi publik. Namun, saat ini pun setiap orang juga dapat memanfaatkan multimedia untuk membagikan pesan atau informasi yang dihasilkannya kepada publik. Selain untuk menarik minat setiap orang yang menggunakannya untuk menghasilkan dan berbagi informasi, multimedia juga menarik indera kita karena multimedia menggabungkan antara gambar, suara, dan gerakan.
    Aplikasi multimedia dalam bidang pendidikan ini mengubah proses belajar mengajar yang konvensional menjadi lebih menarik dan interaktif, sehingga proses belajar – mengajar tidak terlalu monoton seperti selama ini yang dilakukan di sekolah-sekolah pada umumnya. Contohnya seperti aplikasi multimedia untuk meningkatkan kemampuan membaca pada anak – anak. Aplikasi tersebut dapat disisipkan animasi – animasi yang tentunya menarik bagi anak-anak sehingga dapat membantu meningkatkan minat mereka dalam membaca maupun belajar hal lainnya.

    BalasHapus
  2. Baiklah saya akan menjawab permasalahan nomor 2.
    Di tengah-tengah persaingan ini tentunya dunia pendidikan perlu melakukan revolusi dalam pembelajaran. Salah satu yang dapat dilakukan dalam merevolusi ini ialah penggunaan media yang menarik bagi peserta didik. Media belajar dapat berpengaruh pada kualitas penyerapan informasi bagi peserta didik. Sebab, hadirnya media belajar ialah untuk mendekatkan antara teori dengan realitas dan mengkonkritkan konsep yang abstrak.

    Media pembelajaran berbasis e-learning dapat dikembangkan dalam rangka proses penyampaian informasi sekaligus penguasaan terhadap teknologi. Media yang akan dikembangkan ini semestinya mampu mengarahkan peserta didik untuk berpartisipasi aktif di dalam kelas maupun kegiatan di luar kelas. Setidaknya dapat mengambil posisi yang saling mendukung sebagai upaya meningkatkan pengetahuan.

    Pengetahuan sifatnya sangat luas sehingga tidak hanya satu hal saja dapat diperoleh dari pembelajaran dengan media elektronik ini. Pembelajaran semacam ini ke depan menjadi tren yang mau tidak mau harus dilakukan di bidang pengajaran. Aspek yang luas dapat dikaji dengan memanfaatkan sumber yang semakin mudah pula diperoleh.

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  4. Baiklah saya akan mencoba menjawab permasalahn yg pertama, pendapat saya karena revolusi industri menuntut skill yg lebih khususnya dibidang teknologi. Maka dari itu, pendidikan di negrii ini harua bisa memenuhi hal tersebut guna mencegah banyaknya pengangguran akibat tidak mengikuti arus perkembangan industri 4.0 karena tidak memenuhi kriteria. Maka dari itu pemerintahpun berupaya untuk meningkatkan mutu pendidikan, salah satunya pada sekolah kejuruan (SMK).

    BalasHapus